Naples – Maurizio Sarri kembali menyatakan permintaan maaf nya atas perkataan kontroversialnya yang mengarah pada tindakan rasis.


Dua pekan lalu Sarri terlibat cek cok dengan Roberto Mancini yang berujung pada penghinaan diskriminatif.
Baca Juga :
Isu penghinaan tersebut telah menjadi berita utama dalam beberapa pekan terakhir.

Menurut media Italia, rekaman ulang bisa menjadi bukti untuk tindakan penghinaan atau provokasi atas pemain baik diskriminatif terhadap ras, etnis, agama atau jenis kelamin.

Jika ditemukan melakukan penghinaan seperti itu, pemain beresiko terkana sanksi hingga larangan 10 pertandingan.

“Ada orang-orang penyuka sesama jenis di sepakbola, baik sekarang maupun di masa depan. Saya berharap seluruh kejadian ini, dapat berakhir dengan baik, dapat membantu orang-orang bergerak maju dan lebih terbuka,” kata Sarri.

“Masalah di touchline datang hanya dari persaingan teknik. Saya mencoba untuk menegur Mancini.”

“Saya ingin menggunakan istilah yang menyindirnya, tidak ada hubungannya dengan preferensi seksual! Tapi saya salah dan saya akui itu.”